siapa diri ini?
siapa aku?
siapa kamu?
siapa kita?
kenapa kamu diam, kenapa aku diam, kenapa kalian diam, kenapa semua diam??
sudah hebatkah aku, sudah hebatkah kamu, sudah hebatkah kita, sudah hebatkan kalian, sudah hebatkah semuanya??
seberapa hebatkah aku, seberapa hebatkah kamu, seberapa hebatkan kita, seberapa hebatkah kalian?
pantaskah aku merasa hebat, pantaskah kamu merasa hebat, pantaskah kita merasa hebat, pantaskah kalian merasa hebat??
aku hanyalah makhluk kecil, yang tiada artinya
dihempas angin saja aku sudah lenyap
masihkah kita pantas untuk menganggap diri ini hebat
masihkah pantas diri ini menganggap tak berdosa
masihkah pantas diri ini menganggap akulah yang terbaik
masihkah pantas diri ini apatis terhadap sesama
masihkah pantas diri ini disebut sebagai makhluk yang bijak?
aku, kamu, dia, mereka, kita semua hanyalah makhluk yang tak berdaya
sekali hempas saja sudah seperti anay-anay kita berterbangan tak berbentuk lagi
aku hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah dan khilaf
aku tak memiliki apapun
semuanya hanyalah titipan dari-Nya
jadi kenapa kita harus diam
kenapa kita harus menjauh dari keramaian
sedang kita hanyalah makhluk biasa
kita bukan mahkluk suci yang tak ternoda
ayo kawan mari kita merenung sejenak
Kamis, 21 Oktober 2010
dengarlah
dengarlah bisik hatiku dipagi ini
dengarlah dengan hatimu pula
dengarlah aku ingin menyampaikan kisahnya
dengarlah....
kisah seorang gadis kecil
gadis kecil yang sedang bercanda pada ibu-bapaknya
gadis kecil yang berkerudung putih
gadis kecil yang tinggal dipedalaman
dengarlah ia hanya seorang gadis kecil yang tak memiliki apapun
dengarlah ia gadis kecil bermata indah
dengarlah ia gadis kecil yang berparas ayu itu
pagi ini ia harus berpuasa menahan lapar
dan entah nanti siang dia akan mendapatkan sesuap nasi atau tidak
namun gadis kecil itu tak pernah mengeluh kepada Rabb-nya
gadis kecil itu selalu ceria.....
adik kecil teruslah tersenyum seperti itu
senyummu menghangatkan relung-relung hatiku dipagi ini
dengarlah dengan hatimu pula
dengarlah aku ingin menyampaikan kisahnya
dengarlah....
kisah seorang gadis kecil
gadis kecil yang sedang bercanda pada ibu-bapaknya
gadis kecil yang berkerudung putih
gadis kecil yang tinggal dipedalaman
dengarlah ia hanya seorang gadis kecil yang tak memiliki apapun
dengarlah ia gadis kecil bermata indah
dengarlah ia gadis kecil yang berparas ayu itu
pagi ini ia harus berpuasa menahan lapar
dan entah nanti siang dia akan mendapatkan sesuap nasi atau tidak
namun gadis kecil itu tak pernah mengeluh kepada Rabb-nya
gadis kecil itu selalu ceria.....
adik kecil teruslah tersenyum seperti itu
senyummu menghangatkan relung-relung hatiku dipagi ini
Langganan:
Postingan (Atom)