way lalaan dan terbaya
Jumat, 29 Oktober 2010
tak kan rela
| jalanan disepanjang jalan lam-bar (lampung barat) |
jakarta oh jakarta
padatnya rumah-rumah kemana lagi harus bernafas jika begini adanya
oh tidak
tak ada lagi hijaunya dedaunan
t
pantai pasir putih belum terjamah
jangan sampai ini berubah menjadi menakutkan seperti
alamku
jalan pagi-pagi di pedesaan
perkebunan jagung ehhmmmm yummmmi jagungnya bentar lagi siap panen
padi yang menghijau disepanjang jalan membuat sejuk hati
padi mengembang....
bagaikan air didaun talas xixixixixi
mentari pagi bersinar di simpang jalan
memandang laut
pegunungan tanggamus
sepanjang jalan menuju tanggamus jaya
perkebunan jagung ehhmmmm yummmmi jagungnya bentar lagi siap panen
padi yang menghijau disepanjang jalan membuat sejuk hati
padi mengembang....
bagaikan air didaun talas xixixixixi
mentari pagi bersinar di simpang jalan
memandang laut
pegunungan tanggamus
sepanjang jalan menuju tanggamus jaya
tawaran yang menggiurkan
tawaran itu datang lagi
sangat menggiurkan demi kebutuhan duniawi
disaat diri terjerembab dalam kemelut duniawi seperti ini
haruskah aku menerimanya?
jika yang kau cari adalah dunia maka terimalah tawaran ini
namun jika yang kau cari akhirat lupakanlah dan carilah dari jalan yang lain
kuatkah hatimu untuk tidak menyesali penolakan terhadap tawaran itu
ingatlah bahwa kau tidak hanya hidup didunia ini
Dia sangat sayang padamu wahai makhluk yang bernyawa
secara tidak langsung kau telah dilindunginya
sadarlah dirimu dari buaian setan yang begitu menggoda
kuatkan hatimu.....ingatlah ada yang selalu mencatat setiap tindak tandukmu
dilema hati menentukan keputusan menerima atau menolak suatu kesempatan emas untuk kehidupan duniawi
tanggamus, 29 Oktober 2010.....
sangat menggiurkan demi kebutuhan duniawi
disaat diri terjerembab dalam kemelut duniawi seperti ini
haruskah aku menerimanya?
jika yang kau cari adalah dunia maka terimalah tawaran ini
namun jika yang kau cari akhirat lupakanlah dan carilah dari jalan yang lain
kuatkah hatimu untuk tidak menyesali penolakan terhadap tawaran itu
ingatlah bahwa kau tidak hanya hidup didunia ini
Dia sangat sayang padamu wahai makhluk yang bernyawa
secara tidak langsung kau telah dilindunginya
sadarlah dirimu dari buaian setan yang begitu menggoda
kuatkan hatimu.....ingatlah ada yang selalu mencatat setiap tindak tandukmu
dilema hati menentukan keputusan menerima atau menolak suatu kesempatan emas untuk kehidupan duniawi
tanggamus, 29 Oktober 2010.....
Langganan:
Postingan (Atom)








