Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Januari 2011

hamil 12 bayi

Wanita Asal Tunisia Hamil 12 Bayi
Ia dan suaminya berharap memiliki enam anak laki-laki dan enam anak perempuan.
Senin, 17 Januari 2011, 06:16 WIB
Petti Lubis, Mutia Nugraheni


VIVAnews - Seorang wanita asal Tunisia diketahui sedang mengandung 12 bayi. Wanita yang enggan disebutkan namanya itu mengungkapkan kehamilan ini sangat menggembirakan karena sebelumnya sang wanita mengalami dua kali keguguran.

Ia dan suaminya berharap memiliki enam anak laki-laki dan enam anak perempuan. Saat ini wanita tersebut diperkirakan sedang hamil sembilan bulan dan dalam masa menunggu melahirkan.

Namun, para pakar kesehatan mengkritik keras apa dialami wanita ini. Mereka menuduh dokter yang merawat pasangan itu mempertaruhkan kesehatan serta kehidupan ibu dan bayi yang dikandung. Tidak diketahui pengobatan kesuburan apa yang mereka lakukan, tapi sang suami, bernama Marwan, mengungkapkan kalau mereka mengharapkan anak kembar.

Sang ibu mengungkap ingin segera memeluk bayi kembarnya dan ingin melahirkan secara normal. Tetapi menurut para ahli kandungan itu tidak mungkin. Marwan, yang mengajar di sebuah sekolah di Gafsa, bagian barat Tunis, mengatakan kehamilan 12 bayi ini adalah sebuah keajaiban.

"Awalnya aku berpikir bahwa istriku akan melahirkan kembar dua. Tetapi ditemukan lebih banyak janin," kata Marwan seperti dikutip dari Telegraph.co.uk.

Kondisi tersebut menurut Simon Fisher, pakar fertilitas dari University of Oxford, sangat menakutkan. Dia mengatakan kehamilan tersebut dapat terjadi karena pasangan mengabaikan nasihat dari dokter dengan melakukan hubungan seksual selama pengobatan.

"Kesempatan untuk janin bertahan hidup sangat kecil. Mungkin beberapa dari janin akan hidup tanpa masalah kesehatan tetapi risiko mereka mengalami masalah kesehatan yang serius juga sangat besar," kata Fisher.

Kondisi ini juga sebelumnya dialami oleh seorang wanita asal Amerika Serikat, Nadia Sulaeman, tetapi jumlah bayinya tidak sebanyak wanita asal Tunisia tersebut. Pada Januari 2010, ia berhasil melahirkan delapan bayi hasil IVF (pembuahan buatan).

Lalu pada Mei lalu, wanita Inggris, Nuala Conway, melahirkan enam bayi kembar. Satu dari empat anak perempuan dan dua anak lelakinya meninggal bulan lalu. Pada 1996, wanita Inggris lainnya, Mandy Allwood, juga hamil kembar delapan setelah mengonsumsi obat kesuburan.

Mandy ditawarkan untuk menggugurkan beberapa janin demi memberi kesempatan bertahan hidup janin lainnya, tapi ia menolak. Akibatnya bayi kembar delapan, enam anak laki-laki dan dua perempuan, dilahirkan selama tiga hari dan semuanya meninggal hanya dalam waktu satu jam.

sumber : www.vivanews.com

subhanaAllah hanya Allah swt lah yang Maha Berkehendak......

Senin, 10 Januari 2011

fb mau ditutup

PALO ALTO---MICOM: Mark Zuckerberg mengumumkan akan menutup Facebook pada bulan Maret 2011 mendatang. Ia mengaku stres dan tertekan mengelola jejaring sosial yang kini menduduki peringkat teratas.

"Facebook telah di luar kendali dan perusahaan ini telah membuat diriku stres dan menghancurkan hidupku. Aku harus mengakhiri semua kegilaan ini," kata Zuckerberg dalam konferensi pers di Palo Alto, Sabtu (8/1).

Zuckerberg seperti dikutip dari Weekly World News, menjelaskan mulai 15 Maret 2011, pengguna atau pemilik akun Facebook tidak akan dapat lagi mengakses akunnya. "Setelah tanggal 15 maret nanti, seluruh server Facebook akan dimatikan," tambah Vice President of Technical Affairs Facebook Avrat Humarthi.

"Saya sarankan anda segera mengambil gambar dan menyelamatkan dokumen lainnya yang tersimpan di Facebook. Sebab nanti anda tidak akan bisa mendapatkan gambar itu lagi," tegas Humarthi mengingatkan.

Zuckerberg mengakui untuk menutup Facebook merupakan keputusan yang sulit. Tapi ia tidak berpikir orang akan marah atas keputusannya itu. "Saya pribadi tidak berpikir itu merupakan masalah besar. Dan jujur saja, saya pikir itu menjadi lebih baik. Tanpa Facebook, orang akan lebih sering pergi ke luar dan bergaul secara normal," tandasnya.

Beberapa pengguna Facebook merasa sangat marah dengan keputusan Zuckerberg itu. "Apa yang harus saya lakukan tanpa Facebook. Hidup saya berputar di sekitar Facebook," kata Denise, seorang siswa SMA asal Indiana, Amerika Serikat.

Namun ada juga yang menyambut gembira, yaitu para orang tua. "Saya senang mimpi buruk ini berakhir. Akhirnya anak saya tidak akan lagi menghabiskan waktu di depan komputer sepanjang hari," ujar Jhon, orang tua tunggal yang tinggal di Detroit.

Facebook saat ini menduduki peringkat bisnis terkaya di dunia maya. Para ekonom memperkirakan nilai penghasilan Facebook sekitar US$7,9 miliar. Namun Zuckerberg merasa yakin dengan keputusannya akan segera menutup FB.

"Saya tidak peduli dengan uang. Saya hanya ingin kehidupan lamaku kembali." kata Zuckerberg. (*/X-12)

sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2011/01/10/194360/39/6/Waduh..-Facebook-Ditutup-15-Maret-2011

Selasa, 14 Desember 2010

10 Hari Hilang, Jamaah Asal Banjarmasin Ternyata sudah Meninggal



Madinah(MCH)--Takeyanie Pacong Wennah Bin Pacong yang dilaporkan hilang di Madinah ternyata ditemukan sudah wafat di RS Annur Makkah. Jamaah kloter 11 Banjarmasin (BDJ) itu bahkan dinyatakan belum sempat ke Madinah.
Kepala Derah Kerja Madinah Subakin Abdul Muthalib menyatakan pihaknya telah mendapatkan surat dari Kementerian Haji Arab Saudi cabang Madinah yang isinya menyatakan tentang meninggalnya Takeyanie. Sebelumnya, Daker Madinah memang minta bantuan Kementerian Haji dan Kepolisian Madinah untuk menemukan Takeyanie.
"Yang bersangkutan meninggal di RS Annur, Makkah," jelas Subakin saat ditemui di Kantor Haji Indonesia Madinah, Selasa (14/12/2010).
Surat Kementerian Haji Madinah menyebutkan, Takeyanie tiba-tiba sakit saat akan naik bus yang akan membawanya ke Madinah, Rabu (1/12/2010). Karena sakit, kakek berusia 62 tahun itu lalu dibawa ke RS Annur.
"Beliau meninggal pada 11 Desember 2010. Soal apa sakitnya tidak disebutkan dalam surat yang saya terima. saat ini jenazah sudah dimakamkan," kata Subakin.
Sebelumnya, Ketua Kloter 11 BDJ Ahmad Hijazi, melaporkan Takeyanie terpisah dari kloternya usai melaksanakan salat Isya di Masjid Nabawi, Sabtu (4/12/2010) lalu. Saat itu jamaah dengan paspor V202350 itu meninggalkan tiga kerabatnya yang sedang berbelanja di pertokoan di dekat hotelnya, Retaj Madinah.
Dua hari setelah hilang ia sempat menelepon keluarga di Indonesia dan mengatakan kalau dia hilang. Tapi kemudian teleponnya sudah tidak aktif. Saat terakhir sebelum hilang Takeyanie memakai jaket hitam, celana hitam, peci hitam dan surban warna abu-abu yang dikalungkan di leher. Ia juga membawa tas paspor yang isinya ada uang sekitar Rp 15 juta.
Mengenai perbedaan keterangan dengan kloter yang menyebutkan Takeyanie sudah sempat ke Madinah, Subakin menyatakan akan melakukan klarifikasi kembali. (iin yumiyanti)

sumber : www.kemenag.go.id