Selasa, 09 November 2010

tersenyumlah

 hari ini aku merengek minta dibelikan sepatu baru..
lalu..
aku melihat anak yg kakinya buntung...



 
 
Luar Biasa!
Qian HongYan - Gadis Puntung yang masih tersenyum menyambut dunia Qian Hongyan mengalami kecelakaan dan kehilangan kedua kakinya bahkan pinggulnya, dan perlu mencari jalan keluar.
[]

Keluarganya di Cina miskin dan tidak dapat membeli kaki palsu, maka ia menggunakan bola basket untuk memudahkan gerakannya. Qian Hongyan juga dikenal sbg Basket Ball Girl.
-
[]

Qian menggunakan dua sangga kayu untuk menyeret tubuhnya dan tidak mengeluh, walau dia telah gonta ganti bola basket 6 kali.
-
[]

ia tetap ke sekolah, walaupun harus bersusah payah ke sana.
-
[]

Dan.. ia tetap tersenyum menyambut dunia
[]
Dan.. ia tetap tersenyum menyambut dunia
[]
Dan.. ia tetap tersenyum menyambut dunia
[]
Dan.. ia tetap tersenyum menyambut dunia
-
Setelah bbrp lama, Ada yang berbaik hati dan menyumbangkan kedua kaki palsu untuk Qian HongYan
[]
[]
[]
[]
[]

Menghibur Teman Senasib dan .. Happy aja, Masih Tersenyum menyambut dunia ini..
[]

Senin, 08 November 2010

....

Sabtu, 6 November 2010
gebyar paud se kabupaten tanggamus


lucu lucu anak-anakku





bermain pasir di tepi pantai

jilbab gaul no way

Pernahkah kita berpikir mengapa begitu banyak perempuan dan wanita muslim yang mengenakan ‘jilbab’, namun berpakaian sangat ‘provokatif,’ misalnya menampakkan lekuk-lekuk kemolekan tubuhnya? Fungsi jilbab yang semestinya diarahkan untuk menutupi aurat, seperti dada dan pinggul, justru malah diabaikan.
Sejatinya, penutup kepala seperti itu bukanlah jilbab dalam perspektif hijab yang disyariatkan Islam. Orang-orang lebih menyebutnya dengan “kerudung gaul”. Atau diistilahkan Milasari Astuti –dalam artikelnya di sebuah situs Islam— dengan istilah “jilbab cekek”, karena memang benar-benar hanya sebatas nyekek leher. Maksudnya, seorang perempuan muslim mengenakan kerudung yang menutupi kepala dan rambutnya, namun berpakaian tipis, transparan, atau ketat sehingga menampakkan lekuk tubuhnya. Semisal, kepala dibalut kerudung atau jilbab, namun berbaju atau kaos ketat, bercelana jean atau legging yang full pressed body, dan lain sebagainya.
Fenomena kerudung gaul atau jilbab cekek adalah fenomena yang sangat membingungkan bagi setiap muslim atau muslimah yang memahami ajaran Islam dengan benar. Ini mengingat, seorang perempuan atau wanita muslim yang mengenakan kerudung gaul, dalam benaknya dia ingin menutup aurat, namun juga ingin tampil pamer modis dan cantik.
Beberapa gelintir perempuan berkomentar, “Lho, masih mending memakai kerudung atau jilbab gaul, daripada tidak sama sekali?!” Yang lainnya menyatakan, “Ini kan masih belajar untuk menutup aurat.” Ya, kerudung gaul selalu dianggap lebih baik daripada tidak menutup aurat sama sekali. Atau juga dianggap sebagai sebuah proses belajar menutup aurat. Pernyataan-pernyataan tersebut sekilas tampak benar, namun sejatinya sungguh keliru. Karena seorang muslim diharuskan untuk menjalani setiap perintah syariat secara total atau kaffah.
Alih-alih menggunakan kerudung gaul untuk proses belajar menutup aurat, namun setelah itu terkadang lupa akan aturan syariat yang sebenarnya. Walaupun kemudian mereka sadar akan aturan yang sesungguhnya, namun kemudian sulit untuk berubah. Alih-alih dipandang sebagai sebuah kebaikan daripada tidak menutup aurat sama sekali, mereka justru beriman setengah-setengah.
….kerudung gaul tak ubahnya melecehkan syariat Islam dan sebagai bentuk penyaluran selera pribadinya semata. Mereka mengenakan simbol islami, tapi juga nggak mau meninggalkan mode yang sedang booming ….
Bagi para muslimah yang memahami benar ketentuan jilbab sesuai perintah teks Al-Qur‘an dan hadits, mengenakan kerudung gaul tak ubahnya melecehkan syariat Islam dan sebagai bentuk penyaluran selera pribadinya semata. “Maksudnya pengen mengenakan simbol islami, tapi juga nggak mau meninggalkan mode yang sedang booming saat ini. Akibatnya, dalam masalah kerudung aja mesti ada aturan main yang dibuatnya sendiri,” tulis salah seorang akhwat dengan id facebook Hilya Jae-hee, ketika mengomentari topik kerudung gaul.
Begitulah, bisa jadi, para wanita muslim berkerudung gaul berniat hendak menutup aurat, namun memiliki paradigma bahwa perempuan harus ‘mensyukuri’ keindahan tubuh yang telah Allah anugerahi, lalu memamerkannya kepada orang lain. Paradigma ‘bersyukur’ ini semakin meluas di negara-negara yang dikenal ketat menjaga tradisi keagamaan seperti di Timur-Tengah (Timteng). Lihat saja, kini sudah banyak majalah di negara-negara Timteng yang sampulnya memamerkan pose perempuan yang memperlihatkan perut dan bagian-bagian tubuh lainnya. Di luar negara-negara Timteng lainnya, sudah lebih parah dan berani lagi.
Bahkan lucunya, kini semacam ada pandangan yang menyatakan bahwa perempuan yang memilih untuk berjilbab panjang dan mengenakan gamis rapih, maka mereka akan kehilangan respek dari kaum lelaki. Padahal, ditilik dari sudut pandang Islam, perempuan dewasa yang tidak menutup aurat, justru merekalah yang akan kehilangan respek dari setiap muslim dan muslimah, dan kehilangan respek dari Allah tentunya.
Maraknya fenomena penggunaan kerudung gaul atau jilbab nyekek oleh para remaja putri dan wanita muslim, boleh jadi disebabkan pengetahuan mereka yang minim mengenai hijab (jilbab). Sehingga mereka hanya ikut-ikutan saja, sebab pemahaman keislamannya belum mumpuni. Atau mereka termakan berbagai propaganda musuh-musuh Islam yang ingin menggiring kaum muslimah keluar rumah dalam keadaan ‘telanjang’. Propaganda-propaganda yang menyimpulkan bahwa jilbab adalah pakaian adat wanita Arab saja, sampai kepada pelecehan dengan istilah pakaian tradisional. Hingga banyak dari kalangan kaum muslimah termakan olehnya dan meninggalkan jilbab yang syar’i.
Padahal, jilbab yang dikehendaki syariat bermakna milhâfah, berarti baju kurung atau semacam abaya yang longgar dan tidak tipis, atau kain (kisaa‘) apa saja yang dapat menutupi, atau pakaian (tsaub) yang dapat menutupi seluruh bagian tubuh. Di dalam kamus Al-Muhith dinyatakan bahwa ilbab itu laksana sirdab (terowongan) atau sinmar (lorong), yakni baju atau pakaian yang longgar bagi wanita selain baju kurung atau kain apa saja yang dapat menutupi pakaian kesehariannya seperti halnya baju kurung.
….jilbab yang dikehendaki syariat bermakna milhâfah, berarti baju kurung atau semacam abaya yang longgar dan tidak tipis yang dapat menutupi seluruh bagian tubuh….
Dalam kamus Ash-Shahhah, Al-Jauhari menyatakan, “Jilbab adalah kain panjang dan longgar (milhafah) yang sering disebut mula’ah (baju kurung). Makna jilbab seperti inilah yang diinginkan Allah ketika berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab: 59)
Para ulama pakar tafsir pun sepakat, jilbab syar’i bermakna sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada. Hal ini membuat seorang muslimah tampak elegan, santun, bermartabat, dan tentunya berkepribadian islami.
Jika seorang wanita muslimah memakai hijab (jilbab), secara tidak langsung dia berkata kepada semua kaum laki-laki, “Tundukkanlah pandanganmu, aku bukan milikmu serta kamu juga bukan milikku, tetapi aku hanya milik orang yang dihalalkan Allah bagiku. Aku orang yang merdeka dan tidak terikat dengan siapa pun, dan aku tidak tertarik kepada siapa pun, karena aku jauh lebih tinggi dan terhormat dibanding mereka yang sengaja mengumbar auratnya supaya dinikmati oleh banyak orang.”
Sementara seorang wanita muslim yang mengenakan kerudung gaul atau jilbab nyekek, ber-tabarruj atau pamer aurat dan menampakkan keindahan tubuh di depan kaum laki-laki lain, akan mengundang perhatian laki-laki hidung belang dan serigala berbulu domba. Secara tidak langsung dia berkata, “Silahkan kalian menikmati keindahan tubuhku dan kecantikan wajahku. Adakah orang yang mau mendekatiku? Adakah orang yang mau memandangiku? Adakah orang yang mau memberi senyuman kepadaku? Atau manakah orang yang berseloroh “Aduhai betapa cantiknya?”
….Wanita yang mengenakan kerudung gaul itu pamer aurat dan keindahan tubuh di depan kaum laki-laki lain. Mereka mengundang perhatian laki-laki hidung belang dan serigala berbulu domba….
Setiap laki-laki pun sontak berebut menikmati keindahan tubuhnya dan kecantikan wajahnya. Mata mereka akan menelanjanginya dari atas hingga mata kaki. Sehingga membuat laki-laki terfitnah, maka jadilah dia sasaran empuk laki-laki penggoda dan suka mempermainkan wanita.
Inilah mengapa para pengguna kerudung gaul diibaratkan berpakaian namun telanjang. Hal ini sebagaimana disinyalir Rasulullah dalam sabda beliau, “Dua golongan dari ahli neraka yang tidak pernah aku lihat: seorang yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang dia memukul orang-orang, dan perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggok-lenggok, kepalanya bagaikan punuk onta yang bergoyang. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan baunya, sekalipun ia bisa didapatkan sejak perjalanan sekian dan sekian. (HR. Muslim)
Ketika ditanya mengenai sabda Nabi: “Berpakaian tapi telanjang”, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menjawab, “Yakni wanita-wanita tersebut memakai pakaian, akan tetapi pakaian mereka tidak tertutup rapat (menutup seluruh tubuhnya atau auratnya).”
Ibnu ‘Abdil Barr mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun (berpakaian namun telanjang) adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Lihat: Jilbab Al-Mar‘ah Muslimah, 125-126).
….Rasulullah bersabda bahwa wanita berpakaian tapi telanjang (kasiyatun ‘ariyatun) itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan baunya….
Al-Munawi, dalam Faidh Al-Qadir, mengatakan mengenai makna ‘berpakaian namun telanjang’, “Senyatanya memang wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya dia telanjang. Karena wanita tersebut mengenakan pakaian yang tipis sehingga dapat menampakkan kulitnya. Makna lainnya adalah dia menampakkan perhiasannya, namun tidak mau mengenakan pakaian takwa. Makna lainnya adalah dia mendapatkan nikmat, namun enggan untuk bersyukur pada Allah. Makna lainnya lagi adalah dia berpakaian, namun kosong dari amalan kebaikan. Makna lainnya lagi adalah dia menutup sebagian badannya, namun dia membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutupi) untuk menampakkan keindahan dirinya.”
Hal senada juga dikatakan oleh Ibnul Jauzi yang berpendapat bahwa makna kasiyatun ‘ariyatun ada tiga makna. Pertama, wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita seperti ini memang memakai jilbab, namun sebenarnya dia telanjang. Kedua, wanita yang membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutup). Wanita ini sebenarnya telanjang. Ketiga wanita yang mendapatkan nikmat Allah, namun kosong dari syukur kepada-Nya.
Kesimpulannya, wanita berpakaian telanjang adalah wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya, atau memakai pakaian ketat, sehingga terlihat lekuk tubuhnya, dan wanita yang membuka sebagian aurat yang wajib dia tutup.
PAKAIAN ISLAMI BAGI WANITA (TIGA SYARAT HIJAB)
Ada beberapa syarat yang harus dipahami remaja putri dan wanita muslim ketika hendak mengenakan hijab atau jilbab syar’i, sebagaimana dilansir situs Islam www.alsofwah.or.id.
PERTAMA, hendaknya menutup seluruh tubuh dan tidak menampakkan anggota tubuh sedikit pun, selain yang dikecualikan karena Allah berfirman, “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang biasa nampak.” (An-Nur: 31)
KEDUA, hendaknya hijab tidak menarik perhatian pandangan laki-laki bukan mahram. Agar hijab tidak memancing pandangan kaum laki-laki, maka harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Hendaknya hijab terbuat dari kain yang tebal, tidak menampakkan warna kulit tubuh (transfaran).
2. Hendaknya hijab tersebut longgar dan tidak menampakkan bentuk anggota tubuh.
3. Hendaknya hijab tersebut tidak berwarna-warni dan tidak bermotif.
Hijab bukan merupakan pakaian kebanggaan dan kesombongan, karena Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mengenakan pakaian kesombongan (kebanggaan) di dunia maka Allah akan mengenakan pakaian kehinaan nanti pada Hari Kiamat kemudian dibakar dengan Neraka.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dan hadits ini hasan).
Hendaknya hijab tersebut tidak diberi parfum atau wewangian berdasarkan hadits dari Abu Musa Al-Asy’ari, dia berkata bahwa Rasulullah bersabda, “Siapa pun wanita yang mengenakan wewangian, lalu melewati segolongan orang agar mereka mencium baunya, maka dia adalah wanita pezina.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa‘i dan At-Tirmidzi, dan hadits ini Hasan).
….Hendaknya pakaian atau hijab yang dikenakan tidak menyerupai pakaian laki-laki atau pakaian kaum wanita kafir….
KETIGA, hendaknya pakaian atau hijab yang dikenakan tidak menyerupai pakaian laki-laki atau pakaian kaum wanita kafir, karena Rasulullah bersabda, sebagaimana diriwayatkan Abu Dawud dan Ahmad, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk bagian dari mereka.”
Rasulullah juga mengutuk seorang laki-laki yang mengenakan pakaian wanita dan mengutuk seorang wanita yang mengenakan pakaian laki-laki. Wallahu ‘Alam. [ganna pryadha/voa-islam.com

sumber: http://www.voa-islam.com/teenage/wanna-be-muslimah/2010/10/22/11191/jilbab-gaul-berpakaian-tapi-telanjang/ 

Jumat, 05 November 2010

smile :)

smile smile smile :)

senyum senyum senyum

kenapa tu senyum senyum sendiri?

e e e kenapa tuch xixixixi

lagi ada yang buat senyum-senyum sendiri ya?

e koq senyum kenapa senyum, koq gak ketawa....?

bersedekah dengan senyum...tapi ati2 sama senyum..jangan tersenyum karena ada perasaan mengejek..inget tersenyumlah dengan ikhlas hati menjadi damai.....insyaAllah

Rabu, 03 November 2010

the sabeni

lirik-lirik lagu sore ini menemani ku didepan komputer ini
oh teknologi tambah canggih aja ya
kl dulu jari-jari sampai sakit memencet tuts-tust eh sekarang bisa denger musik sambil pencet keybord dihadapan layar monitor :) udah gitu udh bisa berselancar kemane aje *pake gaya bahasa bang sabeni 

eh lagu lama dari sabeni yang ceria, unik, dan lucu
mulai dari bujangan, kompor meleduk, ujan gerimis, kamus kocak dll dah banyak lah ape aje semua kocak 
atau lagu sang bango.....aha memang kang beni kocak, lagu yang dia ciptakan sederhana tapi menghibur

itulah seniman yang sesungguhnya, kata-kata sederhana bisa menjadi syair-syair yang unik
tak ada kata-kata yang mendayu-dayu

wah yang lebih doyan ma lagu yang mendayu-dayu atau yang ngebit-ngebit begituan mending dengerin ni lagu-lagu kocak

dengerin ni lagu kompor meleduk.....
jakarta kebanjiran, 
dibogor angin ngamuk, 
rumah ane kebakaran gare-gare kompor meleduk

rumah ane kebanjiran gare-gare got mampet


....aha...kang beni kayak hidup dijaman sekarang aje, padahal kan kang beni udeh lame ngadep sang pencipte....tapi kang beni jeli melihat sekitarnye...nah ni lirik ni "rumah ane kebanjiran gare-gare got mampet"
siapa tu yang bisa buat got mampet....masa pemerinteh yang duduk dikursi anget sono, die kan gak pernah tu nyambangin rumah ente...ya jelas ente dong yang buat tu got mampet, coba aje lu liat disekitar elu siapa yang buang sampah sembarang..jadi orang jangan sukanya cuma nyalahin orang aje...

noh lu liat dah banjir kan jadinye....puun-puun banyak lu jarah, sampah-sampah lu buang sembarangan.......

ups ade lage neh lirik kang beni "kompor meleduk"....walah kebakaran kan jadinye..pa lagi rumah ente yang padet begitu kagak ade jarak lagi dah..dndingnye aje udeh nyatu gitu same tetangge.....ya jelas aje kl ade ape2 cepet tu kebakaran menjalar kemane2, nah loh kenape elu semua doyan bangen idup ditempat begituan padahal neh dikampung masih ade neh lahan kosong *eh tapi lahannye udh dibeli same orang beduit buat tempat istirahat mereka ahahaha.....

kompor meleduk inget isu si ijo pakean ibu-ibu rumah tangge aje dah kang....

hihihihi kagak tau dah ni nulis apaan ya, lagi seneng aja pencet-pencet tuts-tutsnya..udeh lame ane kagak nulis-nulis ape-ape di mari

ahahaha bahasenye kagak nyambung euy...ikut-ikutan kang beni nih

mengenang H.Benyamin,S.Alm 

madaniku

papan-papan kecil tersusun
membentuk sebuah bangunan kecil
berlapiskan karpet tipis
meja-meja sederhana, rak buku kecil menjadi penghias ruang kecil ini

ornamen kecil-kecil memberi warna-warni
pelangi telah terbit dua kali dari ruang kecil ini

menjadi sang bintang di dunia luar sana
perjuangan kalian baru dimulai sayang

madani sempat diam ditempat
namun kini madani kembali bercahaya
menunjukkan dirinya yang sesungguhnya

madaniku......semua kemampuanku
akan aku curahkan untuk madaniku

dalam setiap resah, galauku
madaniku telah menjadi obat bahagiaku

esok kita kan kembali berjuang
kebersamaan itulah tekad kita
keikhlasan saling berbagi itulah visi kita
demi generasi yang mumpuni

madani tumbuh dari ilalang pedalaman
seperti kepompong yang sedang menyiapkan sayap indah
kelak sayap-sayap itu akan tumbuh berwarna-warni dan siap untuk dikepakkan keangkasa

sepercik harapan madaniku.........

berebut jabatan

suasana sedikit panas hari ini
padahal hujan rintik-rintik mengguyur rerumputan yang sedang bergoyang

sedetik kemudian terdengar derai tangis diantara lelaki dewasa itu
keduanya berpelukan sambil berjabat tangan
perasaan haru bercampur aduk disana

jabatan telah melenakan sebuah kepercayaan dan persahabatan
kebutuhan yang semakin meningkat mampu mengambil berbagai cara
untuk menyingkirkan ilalang yang berada di ujung samudera

dia adalah guru yang selalu mengajarkan kebaikan
dia bukanlah orang yang suci, namun ia adalah orang baik yang pernah kutemui

pesannya selalulah menebarkan kebaikan dimanapun kau berada

tetap berkarya abu.....
tempatmu sekarang adalah ladang dakwah yang telah tertuliskan

kini kau bisa melaksanakan tugasmu tanpa ada perasaan tekanan

dan untuk kau bapak yang baru kukenal beberapa bulan ini
selamat menempati jabatan baru yang kau inginkan
semoga segala cara yang telah kau lakukan dapat membuatmu sadar bahwa tak selamanya yang kau anggap baik akan menjadi kebaikan bagi dirimu

tenangmu kini harus kau bayar dengan kegelisahan......
tenangmu kini semakin terkikis

untukmu Abu....teruslah berbagi kebaikan kepada kami....

sabar dan ikhlas akan permainan kasar ini
Allah SWT tahu yang terbaik untukmu

Sabtu, 30 Oktober 2010

masih ada cita-cita

aku ingin sekuat karang dilautan
tak hancur dihempas ombak yang begitu kuat menghantam
aku ingin sekuat para wanita kuat terdahulu
tapi aku hanya wanita biasa yang penuh dengan kelemahan

setiap detik aku berusaha untuk menentang
namun gejolak perlawanan terus berdatangan

aku tak semualia wanita terdahu,
aku hanya wanita yang terperdaya oleh duniawi

tapi izinkan aku untuk berencana menjalani hidup ini dengan caraku sendiri

aku punya rasa, aku punya keinginan, aku punya rasa iri dihati
melihat mereka yang sebaya denganku telah mendapatkan kehidupan dunia ini
bukan aku tak mau seperti mereka, bukan aku tak berusaha menggapainya
masih ada cita-cita didalam diri ini, masih ada pohon masa depan yang kurancang dengan tanganku sendiri
masih ada begitu banyak harapan dan impian....

tapi aku tak pernah lupa, jalan yang telah kupilih saat ini adalah jalan yang telah di tunjukkan-Nya padaku, tak ingin memungkiri ini adalah pilihanku aku pasrah dan ikhlas pada keadaan ini

kuatkan aku selalu menjalani hari-hari ini dengan Cinta dari-Mu Ya Allah

Kau telah menjagaku dari setiap "niat jahat" yang tiba-tiba muncul dari balik jeruji yang tersembunyi didalam jasad ini....

itu menunjukkan Kau begitu sayang padaku, lalu kenapa aku harus mengikuti perintah duniawi yang semakin memabukkan...

masih ada cita-cita itu dalam jasadku yang hampir membeku

Jumat, 29 Oktober 2010

waylalaan

 wisata tanggamus, lampung

 way lalaan dan terbaya



tak kan rela

jalanan disepanjang jalan lam-bar (lampung barat)

jakarta oh jakarta
 padatnya rumah-rumah kemana lagi harus bernafas jika begini adanya
 oh tidak

 tak ada lagi hijaunya dedaunan


 t
 pantai pasir putih belum terjamah
jangan sampai ini berubah menjadi menakutkan seperti

alam tanggamusku





menengok dari dekat tanggamusku yang kian gundul tapi masih menyejukkan

alamku

 jalan pagi-pagi di pedesaan
 perkebunan jagung ehhmmmm yummmmi jagungnya bentar lagi siap panen
 padi yang menghijau disepanjang jalan membuat sejuk hati
 padi mengembang....
 bagaikan air didaun talas xixixixixi
 mentari pagi bersinar di simpang jalan
 memandang laut
 pegunungan tanggamus
sepanjang jalan menuju tanggamus jaya

tawaran yang menggiurkan

tawaran itu datang lagi
sangat menggiurkan demi kebutuhan duniawi
disaat diri terjerembab dalam kemelut duniawi seperti ini
haruskah aku menerimanya?

jika yang kau cari adalah dunia maka terimalah tawaran ini
namun jika yang kau cari akhirat lupakanlah dan carilah dari jalan yang lain
kuatkah hatimu untuk tidak menyesali penolakan terhadap tawaran itu
ingatlah bahwa kau tidak hanya hidup didunia ini

Dia sangat sayang padamu wahai makhluk yang bernyawa
secara tidak langsung kau telah dilindunginya
sadarlah dirimu dari buaian setan yang begitu menggoda

kuatkan hatimu.....ingatlah ada yang selalu mencatat setiap tindak tandukmu

dilema hati menentukan keputusan menerima atau menolak suatu kesempatan emas untuk kehidupan duniawi

tanggamus, 29 Oktober 2010.....

Rabu, 27 Oktober 2010

jaket semende


kangen para group semende didunia maya

becelatu kuday

hasil copas dari file lama
kamus bahasa
bahasa yang baik dan benar
Majuh = Makan
Dedumbet = Bejalan Lambat
Beguyur = Pelan-pelan
Lame = Lama
Tekelisuh = Keseleo
Gancang = Cepat
Buri = Paon = Belakang
Bejirih = Bercerita
Bange = Buyan = Bodoh
Semende = Nikah
kudai = bentar

kelle = tunggu

pendekil = kosetan = korek api

batakke = taruh

duare = jendela = pintu

katup = tutup

kabba = kamu
 
UNCAM-UNCAM = sarapan

LALI = Gila

BELIGAT = berputar

DEDEMBAT = berjalan kaki menghentakDENGAH = kamu (panggilan utk laki2 ke perempuan atw sebalikny)

KERBAI = perempuan yang sudah pnya suami

BATIN = laki2 yg sudah pnya istri

MUANAI = saudara laki2

KELAWAI = saudara perempuan

MILU = ikut

PUCUK = atas

TUAPE = apa

LUK MANE = bagaimana

KINA'I = Lihat

BUSUNG = perut

KETING = kaki

SARE = Susah

BEGHADU = berhenti/istirahat

SAPUT = selimut

RETINYE = artinya

KINAH = Saja

ASAK = asal

AGI = lagi

ENJUK = memberi


DUMI = Rakus

JABAN = Keterlaluan

ENGKUAYE = Kamu (Sapaan kpd mertua)

SAPEAN = Lapar

GELGASAN = Badan Terasa Panas Dingin

ANAK BUNTING = Menantu perempuan

PAUN = BURI = Belakang

SANGSILE = Pepaya

SELEME = Pilex

BESILE = Ubi

NERAKUI = Duduk Termenung





Diamku, Aku Ingin Mencintaimu Karena Allah

Bukan Itu yg Kumau*...
- diamku bukan karena bisu
- tak melihatmu bukan kumelupakanmu
- acuhkan kata-katamu bukan kutelah bosan padamu

Sungguh!...karena kutakut salah niatku padamu..!!! :'))

selamat jalan

11.30 WIB, baru saja duduk membisu di kaki rumah
terdiam dalam keheningan siang
hanya terdengar suara kendaraan yang hilir mudik tiada henti
ditemani desir angin melalui lambaian dedaunan

tiba-tiba tersentak diri
akhirnya beranjak meninggalkan kursi malas
tubuh itu sudah membeku
hawa panas baru saja beranjak dari jasadnya
tubuh ringkih itu telah pulang untuk selamanya
tangan dan kakinya tak lagi hangat

merinding bulu kudukku merasakan dinginnya jasad lelaki tua itu
begitu tenang
hanya istri yang setia menemaninya
tak ada anak atau keluarga yang lain

pergi tak ada pesan ia akan pergi selamanya

tak berani diri untuk berkata
ikhlaskan beliau

serak suara tua disampingnya
dengan tabah wanita tua itu menyilangkan tangan lelaki tua itu
ia begitu pasrah

ya lelaki itu telah terbujur kaku
jasadnya telah ditinggalkan oleh jiwanya

dia telah berpulang dengan damai

lama kami bertatap untuk meyakinkan diri bahwa ia telah pergi

samar-samar suara serak mulai terdengar
ya....

menangislah
keluarkan semua sedu jangan ditahan
dan kemudian ikhlaskan beliau

innalillahi wainailaihi rojiun

semoga amal ibadahmu diterima disisi-Nya yang mulia

lelaki tua yang kujumpai siang ini

Jumat, 22 Oktober 2010

waktunya istirahat

maafkan jika ada salah kata yang terucapa dari kebosanan ini
waktunya aku istirahat untuk sementara waktu

tumpukan kertas telah kembali memanggilku

tak ada jurnal
tak ada audit
tak ada dunia maya
tak ada gaji juga xixixixixi

menjelang menemui tumpukan kertas dan kejenuhan yang panjang :(

ayah

tanganmu kini telah tampak begitu kasar
rambutmu kian memutih

napasmu mulai terasa terengah-engah
dalam dekapan hangatmu
tak ingin aku melepaskannya

ayah....semua kau lakukan untuk membesarkan kami
dalam hujan, teriknya cuaca tetap saja kau berjalan demi kelangsungan hidup kami

ayah, hingga kini kau masih terus seperti itu bagi kami
belum dapat kami membalas semua yang telah kau berikan pada kami

ayah, dirimu begitu mengerti akan keadaan kami
sedikit kau memaksa kami, tapi semuanya adalah demi kebaikan kami dan demi tanggung jawabmu pada kami

ayah, tangan kasar itu tak kan ingin kulepaskan

ibu

melahirkan aku
dia yang telah merawat aku dengan penuh kasih
dia yang telah mengajarkan aku banyak hal
ibu selalu ada dalam setiap langkahku
dia tak pernah lelah memberikan motivasinya
ibu, dalam setiap doa panjangmu, tak kelu lidahmu memuji kebesaran-Nya
ibu, cintamu tak bisa kami tebak namun engkau memberikan yang terbaik bagi kami anak2mu
engkau mempunyai rencana yang indah buat kami
engkau wanita tangguh
ibu, terimakasih atas semuanya

dalam setiap keluhku ibu selalu memberikan dorongan untuk bangkit

i luv u mom...

motivasi lagi

pasrah jika, keadaan kita sudah tidak memungkinkan untuk berubah atau merubah keadaan sekitar kita
berpikir jika, akal kita dapat dan mampu merubah keadaan sekitar kita
berjuang jika, kita sanggup dan mampu merubah keadaan sekitar kita sesuai dengan pemikiran kita
"Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman." (Al-Maidah: 23).

...

menangis tak akan menyelesaikan masalahnya
yang harus kau lakukan adalah bergerak

oh tidak, setiap hari aku sudah bergerak
membangun motivasi setiap detak jantungku

aku butuh menangis untuk saat ini
ya aku butuh menangis

tak ada salahnya menangis
menangis kadang membuatku merasa sedikit lega

menangis tak membuatku rendah
menangis tak membuatku kehilangan

menangis ini bukan untuk meratap
menangis ini untuk membersihkan ion-ion jahat didalam tubuhku

menangislah selagi kau masih bisa menangis

Kamis, 21 Oktober 2010

siapa diri ini

siapa diri ini?
siapa aku?
siapa kamu?
siapa kita?

kenapa kamu diam, kenapa aku diam, kenapa kalian diam, kenapa semua diam??
sudah hebatkah aku, sudah hebatkah kamu, sudah hebatkah kita, sudah hebatkan kalian, sudah hebatkah semuanya??
seberapa hebatkah aku, seberapa hebatkah kamu, seberapa hebatkan kita, seberapa hebatkah kalian?
pantaskah aku merasa hebat, pantaskah kamu merasa hebat, pantaskah kita merasa hebat, pantaskah kalian merasa hebat??

aku hanyalah makhluk kecil, yang tiada artinya
dihempas angin saja aku sudah lenyap

masihkah kita pantas untuk menganggap diri ini hebat
masihkah pantas diri ini menganggap tak berdosa
masihkah pantas diri ini menganggap akulah yang terbaik
masihkah pantas diri ini apatis terhadap sesama
masihkah pantas diri ini disebut sebagai makhluk yang bijak?

aku, kamu, dia, mereka, kita semua hanyalah makhluk yang tak berdaya
sekali hempas saja sudah seperti anay-anay kita berterbangan tak berbentuk lagi

aku hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah dan khilaf
aku tak memiliki apapun
semuanya hanyalah titipan dari-Nya

jadi kenapa kita harus diam
kenapa kita harus menjauh dari keramaian
sedang kita hanyalah makhluk biasa

kita bukan mahkluk suci yang tak ternoda

ayo kawan mari kita merenung sejenak

dengarlah

dengarlah bisik hatiku dipagi ini
dengarlah dengan hatimu pula
dengarlah aku ingin menyampaikan kisahnya
dengarlah....

kisah seorang gadis kecil
gadis kecil yang sedang bercanda pada ibu-bapaknya
gadis kecil yang berkerudung putih
gadis kecil yang tinggal dipedalaman

dengarlah ia hanya seorang gadis kecil yang tak memiliki apapun
dengarlah ia gadis kecil bermata indah
dengarlah ia gadis kecil yang berparas ayu itu

pagi ini ia harus berpuasa menahan lapar
dan entah nanti siang dia akan mendapatkan sesuap nasi atau tidak

namun gadis kecil itu tak pernah mengeluh kepada Rabb-nya
gadis kecil itu selalu ceria.....

adik kecil teruslah tersenyum seperti itu
senyummu menghangatkan relung-relung hatiku dipagi ini

Rabu, 20 Oktober 2010

nikmatnya sehat

sakit ini adalah peluntur dosaku
namun sehat begitu nikmat

Sabtu, 16 Oktober 2010

menunggu

aku telah bosan menunggu
dan aku tak mau ditunggu
jangan pernah menungguku
karena aku tak mau ditunggu

dan aku pun tak mau lagi menunggu

Kamis, 14 Oktober 2010

untuk saudariku yang cantik

satu pesan diterima, "da mb kangen dengan kata2 mutiara kamu, kirimin mb lagi ya"

untuk saudariku yang cantik, yang ada jauh disana..
kau tak butuh kata-kata mutiara dariku, kau tak perlu aku
yang kau butuhkan hanya Allah SWT
kau telah dipilihNya untuk menjalankan amanah itu
kau wanita kuat yang selalu melukis kekuatan diatas tangismu
kau wanita bersahaja dalam balutan kesederhanaanmu
kau wanita tegar dalam setiap masalah
teruslah seperti itu, karena kau adalah wanita pilihan....

jadikanlah shalat dan sabar sebagai penolongmu

untuk saudariku yang cantik

Rabu, 13 Oktober 2010

obat luar biasa

tiba-tiba lelaki berjas putih itu berteriak
aku telah menemukan obat yang luar biasa
obat yang mampu menyembuhkan penyakit seberat apapun
ketika ia ditanya, apakah obat itu?
ia pun menjawab "CINTA"

Selasa, 12 Oktober 2010

ikhtiarku

inilah bentuk ikhtiarku
jika ini yang terbaik untukku
maka aku yakin KAU akan memudahkan jalannya

inilah ikhtiarku
kupasrahkan diri hanya kepada PEMILIK JIWA ku

aku yakin ada segala hikma tersembunyi yang ingin KAU tunjukkan kepada kami hamba-MU yang lemah

pasrah ku pada keputusan-MU YA RABB

semende tunggu tubang

terlahir dari suku "semende" dan juga berarti aku harus menyandang sebagai "semende tunggu tubang"

tunggu tubang di sandang oleh anak perempuan tertua dalam keluarga semende
setiap anak tua perempuan harus menjadi "tunggu tubang"

ingin menggugat budaya ini dan terbang bebas bak burung elang yang mampu menjelajah langit biru

namun tidaklah semuanya membuat aku paling benar sendiri

adat ini telah ada sejak dahulu kala dan dipertahankan oleh generasi saat ini

ada banyak makna tersirat disana, yang kadang oleh mereka yang juga seharusnya menyandang "tunggu tubang" mengganggap dirinya tidak ada arti dalam keluarga tersebut jika hanya harus "tinggal dirumah saja".

pandangan itu telah kutepis jauh-jauh, adat ini harus tetap dilestarikan...

iman

iman bak mata pisau semakin ia diasah akan semakin tajamlah ia

asahan yang digunakan untuk mengasahnya adalah sabar, ikhlas dan syukur

Minggu, 10 Oktober 2010

sabar

"pahala dari sabar adalah sabar"

Sabtu, 09 Oktober 2010

...

sabar itu tak ada batasnya

penantian yang tak kunjung berakhir

adalah masa-masa yang indah

kenapa harus bersedih

ada banyak hal yang bisa kita lakukan dalam kesendirian ini

..............................................

pertengahan malam

Jumat, 08 Oktober 2010

meskipun kutertolak

meskipun setiap kali ku menghadap-Mu

ku tertolak

kan kuketuk terus pintu taubat-Mu

demi cinta-Mu kepadaku

Tanggamus, 09 Oktober 2010
meraih cinta-Nya

Rabu, 06 Oktober 2010

menyia-nyiakan kesempatan

inikah bentuk kekecewaanmu
inikah bentuk kemarahanmu
inikah bentuk kau sedang menolak
inikah bentuk perlawananmu

inikah yang kau inginkan

ketika semua orang berharap lebih padamu
sedang engkau tak pernah ingin menjadi orang lain

ketika semua orang mengelu-elukan namamu
ketika semua orang ingin menjadikan engkau seperti burung dalam sangkar emas
sedang engkau ingin terbang bebas diangkasa

sadarlah wahai jiwa yang memberontak
kau hidup untuk siapa
sadarlah wahai jiwa yang bergejolak
akan kemana langkah laki kau bawa

sadarlah wahai kau hati yang bisu
ada cinta mereka untukmu
mereka berharap padamu karena ada cinta disana

dikala pagi menyapa
tepian jurang, 07 Oktober 2010

nama itu

masya Allah
kenapa harus nama itu lagi
kenapa harus muncul lagi
penuh dengan sokongan bagi diriku

aku ingin bersahabat dengan lupa
namun tak pernah lepas dari nama itu

kenapa baru kusadari sekarang bahwa aku tidak seutuhnya bersahabat dengan lupa

penyesalan..bukan ini bukan penyesalan karena semuanya sudah tertuliskan
keputusan yang kuambil adalah yang sudah tertuliskan dalam taqdirku

menyelesaikan sesuatu yang tertunda membuatku hampir "gila"

ingin membawa diri kenegeri yang "lupa"
dan tak ingin kembali mengingat nama itu

Selasa, 05 Oktober 2010

ini gila!!!

hey bangun dari mimpi panjangmu
ini gila kawan
egoisme diri bisa menghancurkan hidup

kepura-puraan terhadap diri telah mengekangnya
menjadikannya seperti burung dalam sangkar

hey kawan temukan dirimu sendiri
kenalah dirimu lebih jauh lagi

diary, 5 Oktober 2010 09.13 WIB

Selasa, 21 September 2010

Dana Rp12 Miliar Untuk Renovasi Fasilitas Umum Makam Gus Dur

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah menggeluarkan anggaran Rp 12 miliar untuk tahap pertama perbaikan fasilitas umum di sekitar makam Gusdur di kompleks makam Ponpes Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.  "Perbaikan ini dengan melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum," kata Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono di Kantor Wakil Presiden, Selasa (21/9).   
Menurut Indroyono, pemerintah akan memprioritaskan penyediaan fasilitas umum di sekitar makam. Misalnya, toilet, pelebaran jalan dan toko sovenir. Pemerintah akan mulai melaksanakan perbaikan pada tiga bulan ke depan. Anggarannya berasal dari  pemerintah pusat, pemerintah provinsi Jawa Timur dan pemerintah Kabupaten Jombang. "Usulannya sih ada Rp 180 miliar ada juga yang mengusulkan Rp 200 miliar," ujarnya.

Karena lokasi makam berdekatan dengan pondok pesantren Tebu Ireng, kata Indroyono, kehadiran peziarah bisa mengganggu aktivitas para santri.  Makam Gusdur biasanya dikunjungi tidak kurang dari tiga  ribu peziarah. Kalau fasilitas umum tidak diperbaikin dikhawatirkan menggung proses belajar mengajar di Pesantren Tebu Ireng.
Sebenarnya, lanjut Indroyono, pihak keluarga Gusdur mintanya makamnya biasa saja, tidak diperlu ada renovasi. "Mereka minta yang diurus itu luar-luarnya seperti jalan dan sebagainya dan itu sebenarnya sarana umum yang menjadi tugas pemerintah," katanya. "Jadi, itu  bukan perbaikan makam Gus Dur, melainkan merapikan kawasan wisata religi," katanya.
Gus Dur wafat 30 Desember 2009 lalu akibat  penyakit komplikasi yang dideritanya di RSCM, Jakarta. Kyai NU ini  dimakamkan dalam satu kompleks dengan ayah, KH Wahid Hasyim dan kakek, KH Hasyim Ashary pendiri Nadlatul Ulama.


EKO ARI WIBOWO
http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2010/09/21/brk,20100921-279464,id.html

ehm kalo buat renovasi kuburan dananya segitu, bisa buat usaha rakyat kecil ratusan kepala keluarga tuch....

inilah negeriku.....bagaimana seseorang dimuliakan dalam perkuburannya, ahli agama telah mengabaikan adab-adab pemakaman yang ada...wallahualam

Kamis, 16 September 2010

bukan teman biasa

bertemu dengan kalian adalah anugerah bagiku
pertemuan yang tak pernah dikira sebelumnya

tak ada yang pernah menyangka pertemuan ini
kita dipertemukan dijalan-Nya

tetaplah menjadi sahabatku

kalian muslimah-muslimah pilihan

Rabu, 15 September 2010

Zainab binti Jahsy


Zainab binti Jahsy: Muslimah Patriotik, Berjiwa Besar dan Dermawan


DIA ADALAH Zainab binti Jahsy bin Riab bin Ya’mar Al-Asadiyah, dari Bani Asad bin Khuzaimah Al-Mudhari. Ibunya bernama Umayyah binti Abdul Muthalib bin Hasyim, dan paman-pamannya adalah Hamzah dan Al-Abbas, keduanya adalah anak Abdul Muthalib.


Zainab termasuk wanita yang taat dalam beragama, wara’, dermawan, dan baik. Selain itu, dia juga dikenal mulia dan cantik, serta termasuk wanita terpandang di Makkah. Nama aslinya adalah Barrah, namun Nabi Muhammad SAW menyebutnya Zainab. Dinyatakan dalam hadits Al-Bukhari dan Muslim, dari Zainab binti Abu Salamah, dia berkata, “Namaku adalah Barrah, akan tetapi Rasulullah kemudian memberiku nama Zainab.” (HR. Muslim dalam Al-Adab, 14/140).


Zainab memeluk Islam di Makkah dan sempat mengalami siksaan dari orang-orang kafir Quraisy. Namun dia tetap bersabar dan mengharapkan ridha Allah, hingga akhirnya dia ikut berhijrah ke Habasyah (Ethiopia). Bersama kaum muslimin lainnya, Zainab kembali ke Makkah, hingga akhirnya Allah mengizinkannya untuk berhijrah ke Madinah Al-Munawwarah. Zainab termasuk wanita yang pertama kali berhijrah dan memiliki sikap patriot yang diabadikan dalam buku-buku sejarah.


…Zainab memiliki sikap patriot yang diabadikan dalam buku-buku sejarah…
Ketaatannya kepada Allah


Zaid adalah salah seorang hamba sahaya milik Khadijah binti Khuwailid. Ketika Rasulullah menikahi Khadijah, dia memberikan Zaid binti Haritsah kepada beliau. Dan itu terjadi sebelum masa kenabian Muhammad. Zaid kemudian tinggal di rumah Nabi Muhammad. Kemudian keluarga Zaid mencarinya ke Makkah, dan ingin menebusnya. Mereka datang kepada Nabi untuk memintanya dari beliau. Kemudian beliau memberi pilihan kepadanya antara tetap tinggal bersama beliau atau ikut keluarganya. Zaid lebih memilih untuk bersama Nabi daripada harus bersama keluarganya.


Rasulullah lantas keluar ke tempat Hajar Aswad, dan bersabda, “Wahai hadiri sekalian, saksikanlah bahwa Zaid adalah anakku, dia mewarisiku dan aku mewarisinya.” Beliau memanggilnya dengan Zaid bin Muhammad, hingga turunlah firman Allah:


“Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu” (Al-Ahzab 5).


Nabi Muhammad sangat menyayangi Zaid. Ketika Zaid telah memasuki usia menikah, beliau memilihkan Umamah (Zainab), anak perempuan dari bibinya. Namun Zainab dan saudaranya, Abdullah, tidak menyetujui pernikahan itu. Zainab berkata kepada Rasulullah, “Aku tidak rela akan diriku, sedangkan aku adalah gadis Quraisy.” Namun Nabi menghendaki agar Zainab dan Abdullah mau menerima pernikahan itu.


…Ketaatan, keridhaan, dan keikhlasan Zainab merefleksikan kekuatan iman dan relasinya yang baik dengan Allah…


Nabi berkata kepada Zainab, “Nikahilah dia, sesungguhnya aku telah meridhainya untukmu.” Sebelum Zainab ragu tentang pernikahan ini, Allah menurunkan firman-Nya:


“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata” (Al-Ahzab 36).


Setelah ayat tersebut diturunkan, Zainab dan saudaranya berkata, “Kami menyetujui, wahai Rasulullah.” Zainab berkata, “Aku telah menyetujui untuk dinikahkan, wahai Rasulullah.” Beliau kemudian bersabda, “Aku Telah merestuimu.” Zainab kembali berkata, “Jadi, aku tidak berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, karena engkau telah menikahkannya denganku.”


Dengan sikapnya ini, Zainab telah memberikan contoh yang terbaik bagi kita dalam melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya. Demikian, seharusnya sikap yang wajib dilakukan terhadap Allah dan Rasul-Nya. Menolak ketetapan dan hukum yang ditentukan Allah dan Rasul-Nya merupakan perilaku yang buruk, keras hati, serta tidak sesuai dengan sikap yang diajarkan Islam. Ketaatan, keridhaan, dan keikhlasan Zainab merefleksikan kekuatan iman dan relasinya yang baik dengan Allah.


…Zainab telah memberikan teladan terbaik dalam melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya. Demikian, seharusnya sikap yang wajib dilakukan terhadap Allah dan Rasul-Nya...
Menjaga Lisan dari Kesalahan


Setelah berpisah dengan Zaid, Zainab kemudian dinikahi oleh Rasulullah. Dengan demikian, dia menempati kedudukan mulia, karena menjadi bagian dari Ummahatul Mukminin. Bahkan, Aisyah pernah berkata, “Tidak ada seorang pun dari istri-istri Nabi yang kedudukannya menyamaiku di sisi beliau selain Zainab.”


Sekalipun tampak ada persaingan antara Zainab dan Aisyah dalam mendapatkan kasih sayang Rasulullah, namun Zainab tetap membela Aisyah pada peristiwa tuduhan kebohongan (haditsul-ifki). Aisyah berkata, “Tidak ada seorang pun dari istri-istri Nabi yang kedudukannya menyamaiku di sisi beliau selain Zainab. Zainab telah dilindungi Allah dalam agama, sehingga dia tidak mengatakan kecuali yang baik.


Dalam suatu riwayat dari Aisyah, dia berkata, “Rasulullah bertanya kepada Zainab binti Jahsy tentang masalahku, dan beliau berkata kepada Zainab, “Apa yang engkau ketahui atau bagaimana pendapatmu?” Dia menjawab, “Wahai Rasulullah, aku melindungi pendengaranku dan penglihatanku. Demi Allah, aku tidak mengetahui kecuali yang baik.” Aisyah berkata, “Dialah yang menyamaiku dari istri-istri Nabi, maka Allah melindunginya dengan sikap wara’.”


Memang Allah telah melindunginya dan menjaga lisannya dari berkomentar buruk tentang Aisyah. Sikap ini merupakan sikap patriotik yang sungguh luar biasa. Kendati antara Aisyah dan Zainab seakan-akan terselip persaingan dalam mendapatkan kasih sayang Rasulullah, namun Zainab dengan besar hati membela madunya. Dia tidak menggunakan kesempatan itu untuk berkomentar tentang kehormatan Aisyah, dan tidak pula ada keinginan untuk menjelek-jelekkannya. Hendaknya muslimah belajar darinya bagaimana seharusnya menjalin hubungan dengan sesamanya.


…Zainab tidak memiliki kedengkian. Hendaknya muslimah belajar darinya bagaimana seharusnya menjalin hubungan dengan sesamanya..


Zainab tidak memiliki kedengkian kepada Aisyah. Islam telah mengajarkan kepada kita untuk toleran. Dengan kata lain, hubungan dengan sesama harus dibangun di atas dasar cinta, hormat, kasih sayang, dan keikhlasan. Dengan demikian, kehidupan akan berjalan sesuai dengan yang diridhai Allah dan Rasulullah.
Berinfak di Jalan Allah


Setelah Rasulullah wafat, Zainab konsisten untuk tetap tinggal di rumahnya untuk beribadah kepada Allah. Dia mengalami masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Khalifah Umar bin Al-Khatthab., Umar kerap memberikan tunjangan hidup kepada setiap istri Rasulullah sebanyak dua belas ribu Dirham.


Ketika Ummul Mukminin Zainab menerima tunjangan itu dari Umar, dia tidak menyisakan satu Dirham pun untuk dirinya. Dia menginfakkannya secara keseluruhan kepada kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Suatu ketika Umar bin Al-Khatthab mengirimkan kepadanya harta dalam jumlah banyak. Zainab lalu berkata, “Semoga Allah mengampuni Umar. Ummahatul Mukminin selain aku, lebih dermawan dalam membagi-bagikan harta ini.” Dikatakan kepadanya, “Semua harta ini untukmu.”


Zainab kemudian berkata, “Mahasuci Allah Yang Mahaagung.” Dia lalu menutupi harta itu dengan sebuah kain. Dia berkata, “Bungkuslah dengan kain.” Dia lalu menyuruh Barzah binti Rafi’, sembari berkata, “Wahai Barzah, masukkan tanganmu, lalu ambillah segenggam darinya dan bawalah kepada Fulan, kemudian kepada Bani Fulan.”


Zainab kemudian menyebutkan orang-orang dari kerabatnya, anak-anak yatim yang dikenalnya, dan orang-orang miskin. Barzah binti Rafi’ berkata, “Semoga Allah mengampuni dosamu, wahai Ummul Mukminin. Demi Allah sesungguhnya kita memiliki hak dalam dirham-dirham itu.” Zainab berkata, “Apa yang ada di bawah kain itu adalah milik kalian.”


Barzah berkata, “Kami lalu menghitung harta itu dan kami mendapatkannya sejumlah 1285 Dirham.” Zainab kemudian mengangkat tangannya ke langit dan berkata, “Ya Allah, semoga aku tidak lagi mendapatkan pemberian Umar setelah tahun ini.” Allah mengabulkan doa kezuhudannya, dan dia pun wafat pada tahun itu.


…Zainab dikenal sebagai wanita yang mulia, dermawan, dan selalu berlomba-lomba dalam kebaikan. Keagungan sikapnya mengindikasikan kekuatan iman dan hubungannya dengan Allah…


Demikianlah, kita menyaksikan sosok Zainab yang melihat harta sebagai fitnah. Dia dikenal sebagai wanita yang mulia, dermawan, dan selalu berlomba-lomba dalam kebaikan. Dia juga menjalin hubungan baik dengan para kerabat dan sanak keluarganya. Alangkah agung sikapnya dalam kehidupan. Hal itu mengindikasikan kekuatan iman dan hubungannya dengan Allah. [ganna pryadha/voa-islam.com]






sumber : http://voa-islam.com/muslimah/mujahidah/2010/09/11/9971/zainab-binti-jahsymuslimah-patriotikberjiwa-besar-dan-dermawan/