Sabtu, 11 Desember 2010

Allahu Rabbi

Ya Allah Ya Rabbi
Engkau melihat para miskin dan peminta telah berhenti di pintu-Mu
para pakir dan papa telah bersimpuh dihadapan-Mu
perahu musafit telah merapat dan berlabuh dipinggir keagungan dan kemulian-Mu

mereka memuji-Mu mengharap agar dapat memasuki pelantar rahmat dan nikmat-Mu

Jumat, 10 Desember 2010

debat

"Aku menjamin sebuah taman di tepi surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun ia berada dipihak yang benar" (HR Abu Dawud)

?

sudah bermaknakah hidupmu?

hidup akan bermakna dengan rasa syukur terhadap apa yang ada

jika kau

jika kau merasa sakit dicubit maka jangan pernah mencubit orang lain, karena apa yang mereka rasakan adalah yang kau rasakan

jika kau tak merasa nyaman dikasari oleh orang lain dengan kata-kata yang pedas maka kau harus menjaga setiap lisanmu karena walau kau menganggap itu hanya sekedar canda menurutmu tapi mungkin tidak bagi mereka yang mendengarkan....

koreksilah setiap kata2 yang akan kita lontarkan, pilihlah kosakata yang baik

Senin, 06 Desember 2010

selamat tahun baru hijriyah

selamat tahun baru 1432 H 

sahabatku semuanya

Minggu, 05 Desember 2010

berpikir positif

heran mendapat sms dari seorang sahabat yang hampir ditelan bumi tiba-tiba muncul dan kemudian hilang kembali (tak bisa di hubungi lg)

sejak masih bersama dia memang salah satu sahabat yang paling dekat denganku, dia sudah seperti saudara sendiri, namun seiring dengan berjalannya waktu dan kami dipisahkan akan jarak yang cukup jauh sehingga komunikasi lebih banyak terputus daripada tersambungnya (xixixixi)

tiba-tiba dia sms yang isinya...(hmmm sedikit aneh bahasa yang digunakan)
"ikhlaslah menjadi pribadi dengan hati yang baik"....

apa maksud dari kata2nya? aku ingin mencerna dan langsung bertanya kepadanya akan maksud dari perkataannya....tiba2 saja pikiran mengeracau semua sendi2ku...aku hampir lemas dibuat kata2 ini, mengingatkan akan sesuatu yang hanya dialah tempatku bercerita....apakah?? benarkah?? kapan?? hah aku semakin dibuat aneh oleh kata2 itu.....

ingin berpikir positif namun mengapa begitu sulit menerimanya bahwa itu hanya kata2 nasehat yang ia berikan padaku untuk mengingatkan aku akan sebuah arti keikhlasan.....

manusia tebu tolong jangan buat aku penasaran apa yang sedang terjadi (pikiranku tidak bisa konsnetrasi)

Selasa, 30 November 2010

10 alasan tidak mau menggunakan jilbab

10 alasan tidak mau menggunakan jilbab (sayang untuk dibuang) 
 
ini didapat dari sebuah blog, tp maaf blognya tidak tercantum...namun semoga bermanfaat buat semuanya
ALASAN I :
Udara di daerah saya amatlah panas dan saya tidak dapat menahannya. Bagaimana mungkin saya dapat mengatasinya apalagi jika saya memakai jilbab ?

JAWAB:
Allah TA’ALA memberikan perumpamaan dengan mengatakan; "api neraka jahannam itu lebih sangat panas(nya) jikalau mereka mengetahui.." (QS At-Taubah : 81). Bagaimana mungkin kamu dapat membandingkan panas di daerahmu dengan panas di neraka jahannam? Sesungguhnya saudariku, syetan telah mencoba membuat tali besar untuk menarikmu dari panasnya bumi ini kedalam panasnya suasana neraka. Bebaskan dirimu dari jeratannya dan cobalah untuk melihat panasnya matahari sebagai anugerah, bukan kesengsaraan. Apalagi mengingat bahwa intensitas hukuman dari Allah TA’ALA akan jauh lebih berat dari apa yang kau rasakan sekarang di dunia fana ini. Kembalilah pada hukum Allah TA’ALA dan berlindunglah dari hukuman-Nya, sebagaimana tercantum dalam ayat; "mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah"(QS. AN-NABA 78:24-25). Kesimpulannya, surga yang Allah TA’ALA janjikan, penuh dengan cobaan dan ujian. Sementara jalan menuju neraka penuh dengan kesenangan, nafsu dan kenikmatan.

ALASAN II :
Saya yakin akan pentingnya jilbab namun Ibu saya melarangnya, dan apabila saya melanggar ibu, saya akan masuk neraka.

JAWAB:
Yang telah menjawab hal ini adalah ciptaan Allah Azza wa Jalla termulia, Rasulullah SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM dalam nasihatnya yang sangat bijaksana; "Tiada kepatuhan kepada suatu ciptaan diatas kepatuhan kepada Allah TA’ALA." (Hr.Ahmad) Sesungguhnya, status orangtua dalam Islam, menempati posisi yang sangat tinggi dan terhormat. Dalam sebuah ayat disebutkan; "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang Ibu Bapak . . " (QS. An-Nisa:36). Kepatuhan terhadap orang tua tidak terbatas kecuali dalam satu aspek, yaitu apabila berkaitan dengan kepatuhan kepada Allah TA’ALA. Allah berfirman; " dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku (Alloh) sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya...(QS. Luqman : 15).Berbuat tidak patuh terhadap orangtua dalam menjalani perintah Allah TA’ALA tidak menyebabkan kita dapat berbuat seenaknya terhadap mereka. Kita tetap harus hormat dan menyayangi mereka sepenuhnya. Allah berfirman di ayat yang sama; "dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik". Kesimpulannya, bagaimana mungkin kamu mematuhi ibumu namun melanggar Allah TA’ALA yang menciptakan kamu dan ibumu.


ALASAN III :
Posisi dan lingkungan saya tidak membolehkan saya memakai jilbab !.

JAWAB:
Saudari ini mungkin satu diantara dua tipe: dia tulus dan jujur, atau sebaliknya, ia seorang penipu yang mengatasnamakan lingkungan pekerjaannya untuk tidak memakai jilbab. Kita akan memulai dengan menjawab tipe dia adalah wanita yang tulus dan jujur. "Apakah anda tidak menyadari saudariku tersayang, bahwa wanita muslim tidak diperbolehkan untuk meninggalkan rumah tanpa menutupi auratnya dengan hijab dan adalah kewajiban bagi setiap muslim untuk mengetahuinya? Apabila engkau, saudariku, menghabiskan banyak waktu dan tenagamu untuk melakukan dan mempelajari berbagai macam hal di dunia ini, bagaimana mungkin engkau dapat sedemikian cerobohnya untuk tidak mempelajari hal-hal yang akan menyelamatkanmu dari kemarahan Allah dan kematianmu?" Bukankah Allah TA’ALA telah berfirman; "maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika kamu tidak mengetahui". (QS An-Nahl : 43). Belajarlah untuk mengetahui hikmah menutup auratmu. Apabila kamu harus keluar dr rumahmu, tutupilah auratmu dengan jilbab, carilah kesenangan Allah TA’ALA daripada kesenangan syetan. Karena kejahatan dapat berawal dari pemandangan yang memabukkan dr seorang wanita. Saudariku tersayang, apabila kau benar-benar jujur dan tulus dalam menjalani sesuatu dan berusaha, kau akan menemukan ribuan tangan kebaikan siap membantumu, dan Allah TA’ALA akan membuat segala permasalahan mudah untukmu. Bukankah Allah TA’ALA telah berfirman; "Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.."(QS. AtTalaq:2-3)Kedudukan dan kehormatan adalah sesuatu yang ditentukan oleh Allah TA’ALA. Dan tidak bergantung pada kemewahan pakaian yang kita kenakan, warna yang mencolok, dan mengikuti trend yang sedang berlaku. Kehormatan dan kedudukan lebih kepada bersikap patuh pada Allah TA’ALA dan Rasul-Nya SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAMW, dan bergantung pada hukum Allah TA’ALA yang murni. Dengarkanlah kalimat Allah; "sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu.."(QS. Al-Hujurat:13). Kesimpulannya, lakukanlah sesuatu dengan mencari kesenangan dan keridhoan Allah TA’ALA, dan berikan harga yang sedikit pada benda-benda mahal yang dapat menjerumuskanmu.


ALASAN IV :
Saya belum benar-benar yakin akan fungsi/kegunaan jilbab.

JAWAB:
Kami kemudian menanyakan dua pertanyaan kepada saudari ini; Pertama, apakah ia benar-benar percaya dan mengakui kebenaran agama Islam? Dengan alami ia berkata, Ya, sambil kemudian mengucap Laa Ilaa ha Illallah! Yang menunjukkan ia taat pada aqidahnya dan Muhammadan rasullullah! Yang menyatakan ia taat pada syariahnya. Dengan begitu ia yakin akan Islam beserta seluruh hukumnya. Kedua, kami menanyakan; Bukankah memakai jilbab termasuk hukum dalam Islam? Apabila saudari ini jujur dan dan tulus dalam ke-Islamannya, ia akan berkata; Ya, itu adalah sebagian dari hukum Islam yang tertera di Al-Quran suci dan merupakan sunnah Rasulullah SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAMW yang suci. Jadi kesimpulannya disini, apabila saudari ini percaya akan Islam dan meyakininya, mengapa ia tidak melaksanakan hukum dan perintahnya ?

ALASAN V :
Saya takut, bila saya memakai jilbab sekarang, di lain hari saya akan melepasnya kembali, karena saya melihat banyak sekali orang yang begitu.

JAWAB:
Kepada saudari itu saya berkata, "apabila semua orang mengaplikasikan logika anda tersebut, mereka akan meninggalkan seluruh kewajibannya pada akhirnya nanti! Mereka akan meninggalkan shalat lima waktu karena mereka takut tidak dapat melaksanakan satu saja waktu shalat itu. Mereka akan meninggalkan puasa di bulan ramadhan, karena mereka takut tidak dapat menunaikan satu hari ramadhan saja di bulan puasa, dan seterusnya. Tidakkah kamu melihat bagaimana syetan telah menjebakmu lagi dan memblokade petunjuk bagimu? Allah TA’ALA menyukai ketaatan yang berkesinambungan walaupun hanya suatu ketaatan yang sangat kecil atau dianjurkan. Lalu bagaimana dengan sesuatu yang benar-benar diwajibkan sebagaimana kewajiban memakai jilbab? Rasulullah SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM bersabda; "Perbuatan yang paling dicintai Allah adalah perbuatan mulia yang terus menerus, yang mungkin orang lain anggap kecil." Mengapa kamu saudariku, tidak melihat alasan mereka yang dibuat-buat untuk menanggalkan kembali jilbab mereka dan menjauhi mereka? Mengapa tidak kau buka tabir kebenaran dan berpegang teguh padanya? Allah TA’ALA sesungguhnya telah berfirman; "maka kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang di masa kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa"(QS. AL BAQARAH 2:66). Kesimpulannya, apabila kau memgang teguh petunjuk dan merasakan manisnya keimanan, kau tidak akan meninggalkan sekali pun perintah Allah TA’ALA setelah kau melaksanakannya.

ALASAN VI :
Apabila saya memakai jilbab, maka jodohku akan sulit, jadi aku akan memakainya nanti setelah menikah !

JAWAB:
Saudariku, suami mana pun yang lebih menyukaimu tidak memakai jilbab dan membiarkan auratmu di depan umum, berarti dia tidak mengindahkan hukum dan perintah Allah TA’ALA dan bukanlah suami yang berharga sejak semula. Dia adalah suami yang tidak memiliki perasaan untuk melindungi dan menjaga perintah Allah TA’ALA, dan jangan pernah berharap tipe suami seperti ini akan menolongmu menjauhi api neraka, apalagi memasuki surga Allah TA’ALA. Sebuah rumah yang dipenuhi dengan ketidaktaatan kepada Allah TA’ALA, akan selalu menghadapi kepedihan dan kemalangan di dunia kini dan bahkan di akhirat nanti. Allah TA’ALA berfirman; "dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta"(QS. TAHA 20:124). Pernikahan adalah sebuah pertolongan dan keberkahan dari Allah TA’ALA kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Berapa banyak wanita yang ternyata menikah sementara mereka yang tidak memakai jilbab tetap tidak memakainya ? Apabila kau, saudariku tersayang, mengatakan bahwa ketidak-tertutupanmu kini adalah suatu jalan menuju sesuatu yang murni, asli, yaitu pernikahan. Tidak ada ketertutupan. Saudariku, suatu tujuan yang murni, tidak akan tercapai melalui jalan yang tidak murni dan kotor dalam Islam. Apabila tujuannya bersih dan murni, serta terhormat, maka jalan menuju kesana pastilah harus dicapai dengan bersih dan murni pula. Dalam syariat Islam kita menyebutnya : Alat atau jalan untuk mencapai sesuatu, tergantung dari peraturan yang ada untuk mencapai tujuan tersebut. Kesimpulannya, tidak ada keberkahan dari suatu perkawinan yang didasari oleh dosa dan kebodohan.

ALASAN VII :
Saya tidak memakai jilbab berdasarkan perkataan Allah TA’ALA : "dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)"(QS.Ad-Dhuhaa 93: 11) Bagaimana mungkin saya menutupi anugerah Allah berupa kulit mulus dan rambutku yang indah ?

JAWAB:
Jadi saudari kita ini mengacu pada Kitab Allah selama itu mendukung kepentingannya dan pemahamannya sendiri ! ia meninggalkan tafsir sesungguhnya dibelakang ayat itu apabila hal itu tidak menyenangkannya. Apabila yang saya katakan ini salah, mengapa saudari kita ini tidak mengikuti ayat: "janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang nampak daripadanya" (QS An-Nur 24: 31) dan firman Allah TA’ALA: "katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin; hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya.." (QS Al-Ahzab 33:59). Dengan pernyataan darimu itu, saudariku, engkau telah membuat syariah sendiri bagi dirimu, yang sesungguhnya telah dilarang oleh Allah TA’ALA, yang disebut at-tabarruj dan as-sufoor. Berkah terbesar dari Allah TA’ALA bagi kita adalah iman dan hidayah, yang diantaranya adalah menggunakan hijab. Mengapa kamu tidak mempelajari dan menelaah anugerah terbesar bagimu ini? Kesimpulannya, apakah ada anugerah dan pertolongan terhadap wanita yang lebih besar daripada petunjuk dan hijab?

ALASAN VIII :
Saya tahu bahwa jilbab adalah kewajiban, tapi saya akan memakainya bila saya sudah merasa terpanggil dan diberi petunjuk oleh-Nya.

JAWAB :
Saya bertanya kepada saudariku ini, rencana atau langkah apa yang ia lakukan selama menunggu hidayah, petunjuk dari Allah TA’ALA seperti yang dia katakan? Kita mengetahui bahwa Allah TA’ALA dalam kalimat-kalimat bijak-Nya menciptakan sebab atau cara untuk segala sesuatu. Itulah mengapa orang yang sakit menelan sebutir obat untuk menjadi sehat, dan sebagainya. Apakah saudariku ini telah dengan seluruh keseriusan dan usahanya mencari petunjuk sesungguhnya dengan segala ketulusannya, berdoa, sebagaimana dalam surah Al-Fatihah : 1:6 "Tunjukilah kami jalan yang lurus" serta berkumpul mencari pengetahuan kepada muslimah-muslimah lain yang lebih taat dan yang menurutnya telah diberi petunjuk dengan menggunakan jilbab? Kesimpulannya, apabila saudariku ini benar-benar serius dalam mencari ataupun menunggu petunjuk dari Allah TA’ALA, dia pastilah akan melakukan jalan-jalan menuju pencariannya itu.

ALASAN IX :
Belum waktunya bagi saya. Saya masih terlalu muda untuk memakainya. Saya pasti akan memakainya nanti seiring dengan penambahan umur dan setelah saya pergi haji.

JAWAB:
Malaikat kematian, saudariku, mengunjungi dan menunggu di pintumu kapan saja Allah TA’ALA berkehendak. Sayangnya, saudariku, kematian tidak mendiskriminasikan antara tua dan muda dan ia mungkin saja datang disaat kau masih dalam keadaan penuh dosa dan ketidaksiapan, Allah TA’ALA bersabda; "tiap umat mepunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya" (QS Al-An'aam 7:34). Saudariku tersayang, kau harus berlomba-lomba dalam kepatuhan pada Allah TA’ALA; "berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumI.."(QS Al-Hadid 57:21). Saudariku, jangan melupakan Allah TA’ALA atau Ia akan melupakanmu di dunia ini dan selanjutnya. Kau melupakan jiwamu sendiri dengan tidak memenuhi hak jiwamu untuk mematuhi-Nya. Allah mengatakan tentang orang-orang yang munafik; "dan janganlah kamu seperti orang- orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri" (QS Al-Hashr 59: 19). Saudariku, memakai jilbab di usiamu yang muda, akan memudahkanmu. Karena Allah TA’ALA akan menanyakanmu akan waktu yang kau habiskan semasa mudamu, dan setiap waktu dalam hidupmu di hari pembalasan nanti. Kesimpulannya, berhentilah menetapkan kegiatanmu dimasa datang, karena tidak seorang pun yang dapat menjamin kehidupannya hingga esok hari.

ALASAN X :
Saya takut, bila saya memakai jilbab, saya akan di-cap dan digolongkan dalam kelompok tertentu! Saya benci pengelompokan!

JAWAB:
Saudariku, hanya ada dua kelompok dalam Islam. Dan keduanya disebutkan dalam Kitabullah. Kelompok pertama adalah kelompok / tentara Allah (Hizbullah) yang diberikan pada mereka kemenangan, karena kepatuhan mereka. Dan kelompok kedua adalah kelompok syetan yang terkutuk (Hizbush-shaitan) yang selalu melanggar Allah TA’ALA. Apabila kau, saudariku, memegang teguh perintah Allah TA’ALA, dan ternyata disekelilingmu adalah saudara-saudaramu yang memakai jilbab, kau tetap akan dimasukkan dalam kelompok Allah TA’ALA. Namun apabila kau memperindah nafsu dan egomu, kau akan mengendarai kendaraan Syetan, seburuk-buruknya teman.

KESIMPULAN
Tubuhmu, dipertontonkan di pasar para syetan dan merayu hati para pria. Model rambut, pakaian ketat yang mempertontonkan setiap detail tubuhmu, pakaian-pakaian pendek yang menunjukkan keindahan kakimu, dan semua yang dapat membangkitkan amarah Allah Azza wa Jalla dan menyenangkan syetan. Setiap waktumu yang kau habiskan dalam kondisi ini, akan terus semakin menjauhkanmu dari Allah Azza wa Jalla dan semakin membawamu lebih dekat pada syetan. Setiap waktu kutukan dan kemarahan menuju kepadamu dari surga hingga kau bertaubat. Setiap hari membawamu semakin dekat kepada kematian. "tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain dari kesenangan yang memperdayakan"(QS Ali `Imran 3:185). Naikilah kereta untuk mengejar ketinggalan, saudariku, sebelum kereta itu melewati stasiunmu. Renungkan secara mendalam, saudariku, apa yang terjadi hari ini sebelum esok datang. Pikirkan tentang hal ini, saudariku, sekarang, sebelum semuanya terlambat !

Oleh : Dr. Huwayda Ismaeel

jauhkan aku dari usia yang rentah

aku tak ingin meminta umur yang panjang bila tak berguna
aku tak minta dipanjangkan usia jika hanya sia-sia belaka
aku takut dengan semakin lamanya ada dimuka bumi ini bukan menjadi berkah namun menjadi bertambahnya beban dosaku

jauhkanlah aku dari usia yang rentah Ya Rahman Ya Rahim
aku tak ingin menjadi hamba-Mu yang serakah meminta panjang umur namun tak berbuat apa-apa

ada yang mau coba-coba?

mau dibilang keren, ugal-ugalan dijalan...ada yang nyoba begini??

Senin, 29 November 2010

tak semudah membalik telapak tangan

tak semudah membalik tepak tangan
ya memang tak semudah membalik telapak tangan

berbicara tentang pernikahan, terasa indah dan mudah dalam teorinya
saling cocok ayukkk menikah, itukah menikah yang diharapkan??

entahlah....

mengapa menikah menjadi sangat penting dipermasalahkan dalam kehidupan ini? apakah hidup ini hanya untuk menikah??

pendidikan dikesampingkan bagi anak perempuan, hanya sibuk memoles diri agar mendapatkan pria yang diidamkan.....diidamkan bukan karena iman yang baik namun mencari pria yang kaya raya, tampan..ya semua bersifat duniawi saja.....

aku masih terus bertanya apakah menikah semudah membalik telapak tangan???

Jumat, 26 November 2010

......

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. [QS. Al Baqarah [2] : 120]

Hukum Khitan Bagi Wanita | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com

Hukum Khitan Bagi Wanita | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com

sesal

"karena sesal itu tak pernah datang diawal


dan barulah kita sadari setelah diakhir"

pernahkah kamu menyesali hidup didunia ini?
jawabnya pernah...pernah! yaitu ketika kamu menyia-nyiakan hidupmu....



Kamis, 25 November 2010

CINTA

"ketika cinta menyapa siapkah dirimu menyambutnya?"

Rabu, 24 November 2010

suntuk

tips buat yang suka suntuk


lagi suntuk sendirian...daripada bengong dikamar mending jalan-jalan ke toko buku, selain ngilangin suntuk kita juga bisa dapat ilmu, nah kl gak mau ngeluarin uang gak usah beli tapi baca-baca aja :), kalo gak bisa baca yang berat-berat (takut otaknya gak nyampe :claugh) jadi baca komik aja, cari tempat aman dari sapuan penjaga toko (takut diusir) :)
nah kalo udah masuk waktunya sholat langsung meluncur ketempat sholat terdekat..nah kalo mau yang enak berdiam dimasjid....
trus ambil Al Qur`an....luangkan waktu 15-30 menit.....
nah udah gitu kalo udah laper pergi makan :claugh gak usah makan yang mahal-mahal apalagi ke resto yang gak jelas itu :) cukup cari es puter kacang merah dan semangkok bakso atau mie ayam atau yang lebih enak seporsi somay aja :)
nah kalo udah kenyang sekarang siap untuk kembali kehabitat semula..eh habitat pulang kerumah maksudnya....terus sepanjang jalan menuju rumah senyum terkembang (tapi ati2 ntr kl senyum mulu disangka apa hehehe)
sudah selesai rutinitasnya...sekarang rebahkan tubuh sejenak, pejamkan mata untuk beberapa saat..selesailah tips suntuknya

selamat mencoba bagi yang mau mencoba hehe :)

Selasa, 23 November 2010

bisikku

"dengarlah bisik hati ku dipekatnya malam"

"ingin menuju rumah-Mu"

Senin, 22 November 2010

diam

"ketika kau ingin diam maka janganlah engkau pergi ketempat keramaian karena kau akan semakin menjadi seonggok batu"

Minggu, 21 November 2010

Wihdatul Wujud

wihdatul wujud (menyatunya hamba kepada Allah)

Hamba ini adalah Tuhan dan Tuhan adalah hamba
Wahai siapa yang dibebani (ibadah) ?
Jika saya katakan saya adalah hamba itu betul.
Dan jika saya katakan saya adalah Tuhan, maka bagaimana akan dibebani ?
(Al-Futtuhat al Makiyyah, Ibnu Arabi)
 

apakah mungkin hamba menyatu dengan Tuhan nya? 

 

La Tahzan

Saudariku ....
Hapuslah air matamu
Hadapi hidup ini dengan tabah
Serahkan semua urusan kepadaNya
Saudariku ....

Di saat duka melanda jiwa dan menguras air mata
Cobalah lihat di sana ....
Di gubuk-gubuk liar
Di kolong kolong jembatan
Di rumah-rumah kumuh
Di negara-negara yang sedang kekeringan
Di negara yang sedang dilanda perang

Cobalah lihat ....
Mereka yang mengais makanan
Mereka yang merendahkan tangan mengharapkan uluran tangan

Saudariku ....
Hapuslah air matamu
Tabahkanlah hatimu
Cobalah lihat di sana ....
Seorang ibu sendirian karena suaminya meninggal dunia
Seorang anak yatim kehilangan ayahnya karena musibah yang melanda
Seorang istri yang ditinggal suami karena perang

Saudariku ....
Senyumlah ....
Mari kita mencari ridhoNya
Mari kita raih hidup bahagia dengan doa dan usaha
Mari kita berjuang dengan bekal iman di dada
Mari kita tantang matahari dengan tekad membaja
Mari kita hadapi hidup
Seperti semut hitam di malam gelap gulita
Mencari makan untuk anak-anaknya
Marilah .... saudariku
Hapuslah air matamu ....
Senyumlah .... !

Saudariku ....
Janganlah bersedih
Cobalah lihat di sana ....
Betapa banyak anak-anak gadis
Tersia-sia hidupnya, karena salah mengartikan cinta
Memberikan segalanya pada yang dicintai
Meninggalkan bekas yang tak mudah dihapus sejarah hidupnya

Saudariku ....
Coba lihat di sana ....
Gadis gadis yang terlena karena cinta membara
Melupakan sesuatu yang mesti dijaga
Meninggalkan luka yang tak mudah dihapus tinta sejarah hidupnya

Saudariku ....
Di lain tempat dan di lain waktu
Ada sepasang calon suami istri
Yang amat sederhana ... dengan mas kawin ala kadarnya
Sejadah panjang mengukir hidupnya
Dan alas tikar seadanya menjadi hamparan tidur keduanya
Coba lihat itu .....

Saudariku ....
Jangan bersedih
Hapuslah air matamu ....
Mari bersyukur kepadaNya
Karena kau dijauhi dari kejadian yang mereka alami
Mari kita bersujud atas karuniaNya
Rezeki yang berkah
Kematangan jiwa yang semakin mantap
Keteguhan iman yang semakin kuat
Sabar dan syukur yang mengikat
Saudariku ....

Senyumlah ....
Di balik senyummu ada karuniaNya
Di balik senyummu ada bahagia
Di balik senyummu ada sedekah
Di balik senyummu ada keikhlasan
Di balik senyummu ada istana kerinduan

Saudariku ....
Apa yang ada padamu sekarang ini
Adalah karunia Allah
Yang tidak semua orang menerimanya
Yang tidak semua orang merasakannya
Yang tidak semua orang mendapatkannya
Yang tidak semua orang memilikinya
Yang tidak semua orang mampu menggapainya

Saudariku ....
Jikapun ada kekurangan yang kau terima
Atau merasa ada yang belum tercapai
Atau merasa hidup begitu membosankan
Atau merasa orang lain lebih darimu dari harta, kedudukan atau pendidikan
Dan semua itu menjadi hatimu sedih

Coba lihat ....
Orang yang ada di bawahmu
Orang yang tidak berpendidikan
Orang yang mencari sesuap nasipun susah
Orang yang berumah beratap langit
Orang yang berjalan tanpa alas kaki
Orang yang kemana-mana hanya berjalan kaki
Dan banyak lagi orang yang dari berbagai segi
Sangat kekurangan ...!
Bukan untuk menangisinya
Bukan untuk menghinanya
Bukan untuk mentertawakannya
Tapi menjadi bahan pembelajaran
Untuk menatap hidup agar lebih baik dari kemarin
Untuk bersyukur kepadaNya bila memdapat karunia
Dan bersabar bila mendapat cobaan !

"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman." Ali Imran: 139


sumber:
www.eramuslim.com penulis: syaripudin zuhri

Sabtu, 20 November 2010

hati yang cacat

telah berulang-ulang kukatakan aku tak mau
mengapa masih terus kau paksa aku melakukannya

telah berulang-ulang pula aku gagal
tapi masih terus mencoba bangkit

telah berulang-ulang kukatakan aku tak suka
tapi mengapa masih kau pertanyakan

kini aku masih tetap pada pendirianku
mencari tahu apa arti semua ini
semua tampak seperti panggung sandiwara
hati semakin terkoyak

dunia dengan waktunya terus berputar
tapi jawab itu belum kudapat
arti kehidupan ini begitu sulit kucerna

semua orang sedang berlomba-lomba mencari kehidupan
berlomba-lomba memperkaya diri dengan membuat diri menjadi "miskin"

"berlomba-lomba lah kalian dalam hal ibadah"